Seperti
biasa jika hari libur biasanya saya mengisi waktu luang dengan berolahraga,
yaitu dengan bersepeda. Gowes sepeda jomblo artinya gowes sepeda sendirian aja.
Akan tetapi sudah 2 kali libur, tumben istri ikutan mau gowes sepeda. Libur
pertama gowes keliling komplek aja dan ga jauh-jauh, soalnya istri saya takut
belum beradaptasi jadinya ga jauh-jauh. Waktu bersepeda hanya 2 jam saja. Gowes
santai tidak ngoyo. Maklum yang biasanya gowes ke tukang sayur atau cari
sarapan, sekarang gowes beneran, maksudnya murni gowes tanpa embel-embel
apapun. Setelah 1 hari gowes sepeda, istri bilang kalau badannya enakan dan
lebih fit. Kaki dan tangan yang tadinya sering kesemutan sekarang lebih
mendingan.
Libur minggu
kedua istri juga ikutan gowes sepeda. Kali ini kita gowes keluar komplek dengan
rute lewat Bkt duren sawit. Cuaca kebetulan pas banget, agak mendung tetapi
tidak hujan. Kita keluar gowes itu jam 7 pagi dan itu memang biasa saya lakukan
di jam tersebut dikarenakan pada jam tersebut matahari pagi sudah keluar dan
pas saatnya untuk gowes sepeda.
Tidak terasa
kita gowes sudah menyelusuri Bkt (Banjir kanal timur) duren sawit. Di tempat
ini ada jalur khusus untuk sepedaan sehingga amat nyaman untuk gowes sepeda
disini. Di bkt ini ada beberapa penjual makanan dan minuman sehingga kalau kita
haus dan lapar pada saat gowes, kita bisa beli makan dan minum disini.
Gowes santai
menyelusuri bkt dan ternyata kita sudah mau mendekati pondok bambu. Disini kami
istirahat sebentar sekedar melonjorkan kaki dan minum seteguk air putih untuk
melepas dahaga.
Istirahat
kita ga lama kisaran 15 menit, kemudian lanjut lagi gowes santai sampai mall
cipinang indah melalui jalur Bkt. Mumpung cuaca juga bersahabat dan ga panas
banget jadinya kita gowes malah ga berasa capek.
Setelah
sampai mall cipinang indah kemudian kita gowes pulang dengan jalur yang sama.
Semilir angin menemani kita pada saat perjalanan pulang. Berangkat bersepeda
dan pulang bersepeda selalu bertemu dengan pesepeda lainnya yang sama-sama
berolahraga. Sebagai tanda silahturahmi kami sama-sama saling membunyikan bel
sepeda.
Ok,
teman-teman mungkin sampai disini dulu cerita singkat saya bersepeda bersama
istri di Bkt. Buat teman-teman semua, semangat bersepeda dan selalu jaga
kesehatan serta jaga imun tubuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar