Pagi ini
mencoba kentang goreng buatan istri. Kentang homemade alias buatan dewek. Rasanya
cukup enak dan saya sangat menyukainya. Untuk kentang goreng yang enak menurut
saya, adalah kentang goreng yang rasanya garing, jadi kalau kita makan itu ada
kriuk-kriuknya. Kalau kentang goreng yang lembek saya kurang suka. Tetapi itu
balik dengan selera masing-masing. Ada yang suka garing dan ada yang suka
lembek.
Kentang goreng
merupakan makanan yang cukup mengenyangkan dan lumayan buat ganjel perut. Maklum
kita terbiasa makan nasi jadi kalau makan kentang, rasanya kurang nonjok di
perut. Makan sebakul kentang goreng kalau belum kena nasi rasanya masih kurang.
Bukan karena perut karet ya…tetapi memang sudah terbiasa kena nasi jadi ya
begitu.
Untuk kentang
goreng yang biasa kita makan, jenis kentang goreng original. Tidak ada tambahan
seperti untuk pemanis ataupun untuk rasa-rasa. Hanya kentang goreng biasa yang
dibentuk panjang=panjang seperti kentang goreng pada umumnya.
Kalau
kentang utuh digoreng rasanya kurang pas dengan mulut saya. Hahaha…masa iya
kentang utuh dikasih bumbu alami lalu digoreng. Pastinya bakalan ga ada
kriuknya. Sama juga dengan kita makan ubi utuh. Emangnya mulut kita kayak apaan
makan kentang goreng bulat utuh.
Untuk kentang
goreng biasanya dikeluarga kami hanya untuk cemilan saja atau istilahnya buat
ganjel perut disaat lapar. Bisa dihidangkan di pagi hari, siang maupun malam. Lebih
praktis sih dan kita bisa simpan di kulkas kalau tidak mau digoreng sekarang. Jika
waktu mepet dan aktifitas banyak tetapi perut lapar dan tidak ingin makan
berat. Kentang goreng menjadi pilihan kami.
Paduan untuk
kentang goreng biasanya ada saus sambal untuk yang suka dengan pedas. Masa iya
kita makan kentang goreng pakai cabai rawit. Selama ini belum pernah lihat sih.
Hehehe…
Kentang oh
kentang disaat ku lapar kau selalu ada. Halah…makan kentang goreng juga ga
banyak sih, kalau saya ga sampe sebakul lah…yang penting ada buat ganjal perut.
Makannya juga kira-kira nanti malah bisa kegemukan karena kebanyakan ngemil. Badan
saya udah gemuk malah tambah melar nanti. Bisa gawat buat milih celana. Sekarang
aja udah pada sempit.
Beli kentang
goreng yang sudah jadi bisa juga sih tetapi kami terbiasa makan kentang goreng
yang dibuat sendiri oleh istri. Terkadang kentang goreng bisa juga dibawa ke
kantor buat dimakan dikantor kalau perut sudah mulai bunyi ga enak. Kayak bunyi
suara gendang. Jiah…
Lanjut dulu
kita makan kentang gorengnya, nanti kita sambung di blog selanjutnya. Sukses selalu
buat teman-teman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar