Kebetulan malam
hari setelah pulang dari kerja, perut terasa lapar sekali. Mungkin karena
perjalanan dari kantor ke rumah yang terasa jauh sehingga hembusan angin malam
selama dalam perjalanan pulang membuat perut terasa lapar. Belum lagi karena
kondisi jalan yang macet sehingga membutuhkan waktu berjam-jam untuk sampai
rumah.
Setibanya di
rumah setelah mandi dan beberes kerjaan kantor saya melihat meja makan dan
ternyata isinya kosong hanya tatakan meja makan dengan hiasan buah yang
terdapat pada taplak. Perut lapar mau makan eh Cuma ada hiasan taplak doang yang
berbentuk makanan. Masa iya kita mau makan taplak meja. Hehehe…
Langsung saja
keluar jalan kaki, kebetulan tempat tinggal saya tidak jauh banyak sekali
penjual makanan dan minuman yang masih buka hingga malam hari. Mata saya
tertuju kepada makanan yang simple dan banyak diminati oleh para pekerja malam
dekat rumah, yaitu nasi goreng. Rasanya sangat pas untuk mengganjal perut yang
sudah berbunyi gendang yang tidak seirama bunyinya.
Beli nasi
goreng untuk dibungkus dan dimakan dirumah. Kebiasaan saya kalau makan kepingin
tenang sambil nonton tv yang enak ya dirumah. Nonton tv acara hiburan yang
bikin kita ngakak sekalian melepas lelah selama bekerja di kantor.
Sesuap demi
sesuap nasi goreng pun dimakan dan perut sudah tidak terdengar lagi suara
gendang yang tidak beraturan tersebut. Dan tak terasa nasi goreng pun ludes
termakan. Tinggal tersisa piring dan sendok saja. Lumayan perut kenyang hatipun
senang. Hahahaha…
Kalau kita
berbicara nasi goreng, kuliner yang satu ini sangat banyak kita temui dimalam
hari, ada penjual yang mangkal disuatu tempat dan ada juga yang berkeliling. Kalau
cari nasi goreng malam-malam tidak lah sulit karena banyak yang jual dan kita
tinggal pilih saja yang sesuai dengan lidah kita.
Kalau untuk
pagi hari, nasi goreng jarang sekali ada pedagang yang menjajakan dagangannya. Palingan
kalau kita kepingin nasi goreng, kita bisa menggorengnya sendiri atau
menggoreng dewek untuk sarapan pagi. Gorengnya sesuai selera saja dan seadanya,
tidak seperti penjual nasi goreng yang biasa kita beli. Asal wareg pokoknya. Hehehehe…
Kalau mau
ringkes lagi kita bisa beli bumbu jadi yang banyak dijual di warung sembako,
langsung goreng nasinya dan kalau untuk toping bisa dikasih potongan bakso dan sosis
sesuai dengan kebutuhan. Agak gosong dikit, maklum karena kita bukan ahlinya
didalam membuat nasi goreng. Hahaha..
Kalau lihat
nasi goreng bikinan saya, pasti ga banget lah. Lihat saja kayaknya ga nafsu
makan. Nasi gorengnya gosong terlihat hideng. Hahaha. ..ya pokoknya makan nasi
goreng dan perut kenyang. Lumayan kan buat ganjal perut selama perjalanan ke
kantor dengan jalan yang cukup jauh dari rumah.
Kalau belum
sarapan, naik motor dengan perjalanan yang jauh nanti takutnya bisa masuk angin
dan perut kembung. Turun dari motor malah sempoyongan. Ibarat jalan lurus kita
jalan malah belak-belok. Hahahah.
Ok,
teman-teman nanti kita sambung lagi, kebetulan ada tamu yang berkunjung kerumah
pada saat saya menulis blog ini. Kapan-kapan kita makan nasi goreng bareng. Sampai
jumpa dan sukses selalu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar