Semua orang
pastinya sudah pernah makan kerupuk. Kerupuk dapat kita jumpai dimana saja,
seperti di warung makan, warung sembako atau sering juga diedarkan secara
berkeliling oleh para pedagang dengan menjajakan ke rumah-rumah penduduk atau
pedagang kerupuk bisa juga menjual kerupuknya dengan cara dititip jual ke
warung sembako ataupun warung makan.
Kalau kita
ke pasar tradisional atau ke pasar modern dan supermarket banyak juga kerupuk
yang dijual disitu. Bentuknya bisa bermacam macam, ada yang berbentuk bulat,
panjang, lonjong, besar maupun kecil. Tinggal kita pilih saja kerupuk yang
bentuknya sesuai dengan selera kita.
Kerupuk yang
dijual ada yang sudah matang dan ada yang masih mentah. Ya bedanya kalau sudah
matang kita tinggal makan saja, akan tetepi kalau mentah, kita harus
menggorengnya terlebih dahulu. Biasanya kalau kita beli kerupuk yang sudah
matang itu cocok apabila kita sedang dalam perjalanan jauh seperti balik
kampung dan itu bisa kita makan selama dalam perjalanan.
Pada
dasarnya kerupuk memiliki bahan dasar yang sama yaitu terbuat dari tepung
tapioka, dan kemudian dicampur dengan bahan lainnya seperti ikan, udang dan
bumbu-bumbu dapur lainnya, agar kerupuk memiliki rasa yang pas dengan lidah
kita.
Kerupuk
selain bisa kita konsumsi sendiri bisa juga kita jadikan sebagai lahan bisnis.
Kenapa menjadi lahan bisnis? Karena permintaan akan kerupuk banyak sekali
bahkan banyak juga kerupuk lokal yang sudah di ekspor ke macanegara dengan
berbagai merek.
Jika anda
ingin menjadi pengusaha kerupuk setidaknya anda bisa membuat kerupuk yang
memiliki citarasa berbeda dengan penjual kerupuk yang lainnya sehingga rasa
yang berbeda itulah yang akan selalu diingat oleh konsumen kita.
Kalau saya
sendiri selaku pecinta makanan ringan seperti kerupuk, biasanya saya selalu
sedia kerupuk dirumah untuk cemilan ataupun untuk makan nasi dipadukan dengan
lauk pauk yang lainnya.
Semakin
garing kerupuk maka semakin enak kerupuk tersebut, Yuk makan kerupuk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar