Sabtu, 23 Oktober 2021

TELUR DADAR ENAK DAN MURAH


 

Kalau lagi makan telur dadar terkadang teringat waktu di zaman kuliah. Kalau makan siang pasti menunya telur dadar dan sayur daun singkong. Makan bersama teman-teman nikmat sekali. Sambal ngobrol seputar kuliah dan macam-macam. Telur dadar merupakan menu andalan kami semua. Maklum namanya juga mahasiswa dimana uang terbatas dan kita harus pintar mengaturnya. Makan nasi dengan sayur dan telur dadar ini cukup mengenyangkan juga. Dan terkadang sampai lupa makan karena perut masih kenyang.

Begitu juga kalau kita berkunjung ke kos teman. Menu makannya juga sama telur dadar. Bahkan sehari pernah saya makan dan berkunjung ke kos teman sampai berkali-kali menyantap telur dadar. Hehehe

Kata orang kalau kebanyakan makan telur nanti bisulan. Hahaha…apalagi kalau bisulnya didaerah sensitif bisa bahaya.. jalan dan duduk juga ga nyaman. Akan tetapi alhamdullilah saya dan teman-teman tidak mengalami hal tersebut.

Pernah juga ke kos teman dan persedian telur Cuma sebiji. Kebetulan dompet kita semua sudah sekarat. Ya akhirnya itu saja didadar dan dimakan bersama-sama. Menyenangkan sekali makan telur dadar sebiji, dimakan berlima dengan nasi dan kecap manis. Walau dengan lauk yang terbatas tetapi masih bisa gembira bersama.

Ibu warteg di dekat kampus juga paham yang biasa kita makan saking hafalnya, kita belum datang eh sudah disiapkan. Hehehe..kayak tau aja kita mau mampir. Biasanya kita pilih telur dadar yang lebar sehingga nasi dan sayur pada piring akan tertutup dengan telur dadar. Pokoknya nasinya aja ga bisa ngintip keluar karena ketutupan telur dadar.

Setelah bekerja dan berkeluarga malah saya mengurangi makan telur. Palingan telur hanya untuk anak-anak saja, untuk kebutuhan protein. Akan tetapi konsumsi masih dalam taraf yang wajar.

Mengurangi konsumsi telur dadar bukan tidak makan sekali tetapi makan dengan porsi yang terbatas mengingat berat badan kita ini sekarang sudah melampaui batas. Alias gembrot dan lebar mirip telur dadar. Hahaha.

Semakin berumur makan sedikit saja berat badan langsung naik dan hal ini berbeda sekali waktu kita masih sekolah dan kuliah, makan sebakul tetapi badan masih tetap langsing.

Kalau ketemu teman seperjuangan, sekarang ini badannya juga sama kayak saya mirip dengan telur dadar yang lebar…hahahaha. Perut juga sama sudah semakin terdepan. Hahahaha.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar